Rintihan Hati Kunang-Kunang

dan manusia

kunang kunang dan manusia

Kunang kunang malam terhempas sepi, karena tak ada lagi gelap disini sepertinya kunang kunang tak bangga lagi dengan lampu hidupnya yang indah itu, karena telah Tomas Alfaedision telah menemukan bola lampu yang jauh lebih terang dari bola kunang kunang yang berkelap kelip sendu. tak ada lagi istimewa dari kehidupan sang kunang, tak ada sedikitpun. yang ada hanya rentetan kutipan sajak yang mengagumi keindahanya. sekarang, Kunang kunang telah pergi untuk mencari dimana dia dihargai dan diperlukan seperti manusia memerlukan bola lampu, mesti tak tentu arah tapi mereka akan terus pergi jauh ketempat dimana tak ada cahaya ketika malam datang, karena disini mereka sudah tak berguna. Kunang kunang hanya dianggap serangga yang bisa hidup untuk dikejar, ditangkap dan dimasukkan kebotol seperti yang anak-anak itu lakukan. aku yakin dua ekor kunang kunang yang tertangkap itu akan merasa bangga sebelum mereka mengetahui bahwa mereka bukan digunakan untuk menerangi malamnya dunia, tapi hanya digunakan sebagai penghibur anak anak sang khalifah bumi yang tak tau menjaga dan melestarikan yang dipimpinya.

Tepat malam ini aku menangis disela tawaku, aku bersedih diselipan bahagiaku hanya karena melihat kunang kunang ditangkap dan dimasukan dalam botol aqua. Anak anak itu juga terus tertawa, mereka menertawakan hidup kunang kunang yang tak berdaya terbang kesana kemari mencari celah yang mungkin bisa digunakan sebagai tempat penghirup udara bebas tampa nista. Aku yakin kunang-kunang itu pasti sedang mencari gerombolannya yang telah berimigrasi ketempat yang sepi tampa tangan jahil manusia, namun ditengah pencariannya dia tertangkap oleh segerombolan hewan yang mereka namai dengan manusia.

Rasannya ingin melihat kunang kunang terbang ketangan manusia tampa rasa takut untuk tertangkap, melihat kunang kunang terbang mengitari rambut manusia dengan bahagia, dan juga ingin rasaanya melihat Manusia dan kunang kunang bersatu menjadi sahabat yang tak saling melukai.

surat untuk manusia tentang kunang kunang
coretan. Jum’at 27 Januari 2012
sudut rumah, 01.25 am
mulyadi Syahputra

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s