Kenangan Hari Terakhir Bekerja

Hari ini adalah hari terakhirku kerja, banyak tentunnya yang berkesan disaat saat terakhir, sering sudah aku bekerja ditempat itu, tapi tak pernah aku merasa ada yang spesial yang bisa kubanggakan dan kuceritakan kepada yang lainnya. saat ini aku dikamar tidur mengulang kembali masa masa indah bersama orang orang yang dekat denganku dalam hitungan hari, tak lama waktunnya untuk membuat kami akrab satu sama lain. banyak hal tentunya yang sudah kami kerjakan.

Toko moga jaya, itulah nama toko baju yang lumayan besar dan mempunyai banyak pelanggan tentunya tak terlepas dari peran pemilik toko yang kuanggap sebagai seorang abang dan para karyawanya yang sudah aku anggap seperti adikku sendiri. mereka hadir dalam kesepian naungan sahabat yang biasa aku dapatkan di banda.

Yossi, dia adalah seorang gadis 19 tahunan yang sangat dewasa, kehidupan yang mengujinya tak pernah membuat dia gentar untuk tetap tersenyum dan menyapa dunia dengan tawanya yang khas. terkadang dia begitu dewasa meskipun dia masih berumur belia bahkan dia tampak lebih dewasa dari pada diriku yang satu tahun lebih tua. dia adalah anak pertama dari keluargannya. meskipun dia begitu tampak dewasa dan berwibawa sedikit tapi itu tidak mengurangi rasa humornya yang tinggi yang membuat setiap orang betah untuk dekat dan bercanda ria, namun ada satu hal yang khusus dari dirinya yang mungkin susah untuk dilupakan. yaitu, poni rambutnya yang rata membuat dia tampak jauh lebih muda dari pada dia tidak memakai poni.

Ria, nama aslinya ria Fitria sebenarnya bukan karyawan moga jaya dia adalah karyawan toko baju yang bersebelahan dengan toko moga jaya, namun meskipun demikian dia bukanlah saingan kami atau apapun itu yang bersifat negatif. karena aku sendiri sudah menganggapnya sebagai adik yang harus kuayomi. sifatnya yang kekanak kanakkan membuat dia lain dari pada lain, itulah nilai plus yang dimilikinnya. dia sering datang ketoko kami meskipun tak bisa dipungkiri kalau kami juga sering mencuri curi waktu untuk sejenak bercanda ria dengannya. aku tak tau banyak tentang keluargannya tapi sejauh ini dia sungguh cocok untuk diajak bicara serius ataupun tidak, hal yang sering dia lakukan dan aku yakin susah untuk dirubah adalah, dia mempunyai gerak refleksitas yang bisa menyakiti orang hahaha, dia sering memukul kami secara refleks jika ada sesuatu yang mengenai dia kami bicarakan.

Aneh bukan, aku seorang laki-laki bisa akrab dengan dua orang adik kelasan cewek. dulu ketika ada karyawan toko ini yang cowok aku tak pernah merasa seperti ada susatu yang membuatku untuk tetap datang dan bekerja,
satu lagi. BAKSO BAKAR yang kalian kenalkan kepadaku, aku sungguh suka itu
aku harap suatu saat nanti kita bisa makan bakso bakar bersama,

Salam.
coretan 25 Feb,2012
23.26 WIB
Dalam bilik kamar.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s