Hari Keduaku (dimedan)

hari keduaHari kedua bermula dengan cerita biasa dan berakhir dengan cerita yang luar biasa. dari pagi sampai jam 11 aku masih dirumah tampa ada pergi kemana-mana. tepat jam 11.34 Ust alwin datang menjemputku kerena memang sudah janji dengan beliau terlebih lagi nenek dan keluarga akan pulang malam itu tapi aku masih pingin bertemu dengan sekuntum bunga yang sudah lama sudah tidak kulihat. singkat cerita aku dan ustad alwin pergi kerumah ustad yang tidak seberapa jauh. setelah sampai disana aku bertemu dengan istrinya ust alwin. setelah meletakkan dua tas yang kubawa kami pun pergi kepesantrenku dulu karena niatnya Aldi anak kedua ustad alwin akan dimasukkan disana jadi aku dan mereka berjalan jalan disekitar komplek pesantren untuk melihat lihat. setelah melihat lihat seluruh wilayah pesantren yang sudah berkembang pesat itu kami pergi kesebuah tempat photo copy didekat kampus USU untuk mengopy thesis ustad alwin yang akan naik sidang minggu ini niatnya.

Setelah dicopy kami pun bergegas pulang karena ada tamu yang akan datang kerumah. setelah sampai dirumah. aku beristirahat sejenak dan duduk diruang tamu sambil menonton tv. kemudian aku keluar rumah sebentar hanya untuk membuang sampah kedepan komplek rumah itu. tapi tiba tiba sesosok bidadari yang tidak memakai baju putih datang berjalan kaki tampa memakai sayap kearah rumah. baju hitamnya sungguh menawan, senyumnya begitu mengembang, dan suarannya begitu khas. Aku sadar itu adalah tamu yang kami tunggu tunggu dari tadi. itu adalah bungaku. subhanallah dia lebih indah dari yang pernah kubayangkan sebelumnya, dia lebih mekar dari dulu terakhir kali kulihat, dan dia bahkan lebih harum dari seluruh bunga yang ada dijagad raya. aku menyapanya dengan seluruh kekuatan penuhku untuk tetap tenang dan tidak grogi hehehe……

Kami bercerita disana beberapa jam lamannya namun aku tidak merasakan satu detikpun berlalu dengan perlahan. perasaanku kali itu waktu tidak berpihak kepadaku, saat itu waktu terlalu cepat berlalu. akhirnya kami shalat dirumah tapi tidak berjamaah si bunga shalat disudut rumah dan aku shalat disudut yang satunnya. ketika dia selesai shalat aku juga selesai, ketika dia mengadahkan tangan, aku juga mengadahkan tangan. ketika dia berdoa panjang lebar aku hanya berdoa satu kalimat dan kuulangi sampai akhir doaku “istajib du’aaha ya Allah! (kabulkan apa yang dia minta ya allah)”. setelah itu kami makan masakan istri ustad bersama. enak bahkan masakannya sangat enak.
setelah selesai makan aku mengantar sibunga ketempatnya namun sebelum sampai kami pergi makan mie ayam terlebih dahulu heheh… begitu indah malam itu, sehingga mie ayam yang seyognyannya terlalu asin bagiku terasa begitu nikmat. kemi bercerita bla bla bla tak terasa sudah agak larut malam. akhirnya aku mengantarnya kerumahnya. dia mengajakku untuk mampir dan tentunnya tak ada alasan bagiku untuk tidak mau, akupun bertemu dengan kawan kawannya yang selama ini cuman taunnya dari hp sekarang aku sudah kenal.

Akupun pulang kerumah ustad alwin sekitar jam 10an kemudiam aku dan si aldy anak keduannya ustad jalan-jalan lagi ke Teladan. heheh entah apa yang kami lakukan disana cuman sangak aja..
hari kedua sungguh indah…………………….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s