Indahnya Menjadi Bukan Manusia

bukan manusiaBetapa indahnya menjadi air yang tenang, mereka terus bergerak kemanapun tiupan angin membawannya. Air tidak perlu melawan arah angin, dia tidak perlu mengumpulkan segenap tenaga untuk melewati hembusan angin yang membawannya pergi.

Begitu indah menjadi dedaunan, mereka hanya melambai kemanapun arah angin meniupnya. Dia bisa dengan gembira bergerak segerak dengan tiupan angin. Dedaunan tidak bernah berpikir untuk memperkuat rantingnya dan melawat tiupan angin, tidak pernah terllintas juga dibenak mereka untuk menolak angin yang datang. Mereka terus saja melambai disaat angin menginginkan meraka untuk melambai, mereka terus berada pada posisinya disaat hembusan angin tiada datang.

Betapa senangnya menjadi cahaya. Mereka menerangi sekelilingnnya sebatas kemampuan penerangan yang ia punya. Cahaya takkan pernah berusaha untuk memperkuat diri ataupun berpura-pura kuat untuk menerangi tempat diluar jangkauannya. Dia akan berhenti bersinar disaat waktunya. Jika cahaya masih sanggup menerangi sebauah tempat namun masih terhalang oleh sesuatu, maka cahaya yang ia punya akan terus mencari tempat gelap dengan cara memantul. Sebisa mungkin dia menerangi orang sekitarnya tampa memaksakan diri.

Betapa sulitnya hidup menjadi manusia. Memperkuat diri atau berpura-pura kuat disaat masalah mendatanginnya. Disaat ia menginginkan sesuatu dia harus berusaha terebih dahulu untuk melawan arus yang menghalanginnya untuk bergerak. Dia harus berusaha untuk bangkit disaat seseorang menjatuhkannya dan menginjaknya, dia harus mampu berteriak disaat semua orang membuatnya bungkam dari semua kata yang ada didunia.

Terkadang kehendak harus dibolak balik, keinginan harus di pending, niat harus diusahakan. Kehidupan manusia memang lebih menantang dibandingkan kehidupan yang lainnya. Manusia harus lebih kuat dari yang tampak, harus lebih kaya dari yang tampak, harus lebih baik dari yang diperkirakan. Tidakkah bisa manusia hanya mengikuti arus saja?. Kenapa semua harus melawan arus?.

Coretan Mulyadi Syahputra
diKamarTidur 08.58 AM
Minggu, 04 November 2012
dikeningan pagi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s