Dunia itu bersekat-sekat

Jangan BerceritaHari ini kembali aku ingin bercerita tentang hal yang selama ini aku sembunyikan dari dunia. Aku selalu berpikir betapa indahnya dunia disaat engkau tau apa yang akan terjadi sehingga tidak perlu engkau mengukir cerita yang menyayat hati dalam buku diari mu.

Sekarang aku masih terkenang disaat seseorang yang kupercaya menusukku dari belakang, sampai sekarang sayatan nista ini tetap masih tersayat dihati yang paling dalam dan begitu susah untuk melupakannya. “ada kalannya sesuatu itu ditelan sendiri tampa harus berbagi dan ada kalannya dimana engkau perlu berbagi dengan yang lainnya” begitulah kata-kata yang kudengar dari mereka .

Tapi aku tidak sepenuhnya setuju dengan pendapat ini. Bagiku hidup itu tampak seperti bumi yang disekat-sekat, setiap orang mempunyai ruangannya sendiri. Namun jika engkau berbagi ruang dengan yang orang lain yang belum memahami batas ruang gerakmu, maka engkau akan kehilangan sedikit ruangan dan dia akan mendapatkan sebagian dari ruanganmu untuk dia hidup didalamnya.

Aku lebih melihat kehidupan seperti privasi yang harus dijaga, “jangan pernah bercerita dengan yang orang lain” itulah gambaran pendapatku tentang kehidupan. Jika engkau mengucapkan satu huruf dari lidahmu, maka itu artinnya bukan berbagi huruf akan tetapi itu artinnya engkau telah memberikan hak kepemilikan huruf itu kepada orang lain sehingga mereka mempunyai hak untuk membagikannyakepada yang lain.

Namun bagaimana jika engkau sangat membutuhkan orang untuk mendengarkanmu, orang yang meminjamkan pundaknya untukmu menangis, orang yang memberimu saran tentang apa yang seharusnya engkau lakukan?. Tentu saja engkau membutuhkan orang yang sangat bisa mengerti keadaanmu, mereka yang bisa merasakan kesedihanmu dan juga ketakutanmu jika seandainya cerit itu tersebar, mereka yang bisa menangis karena engkau tersedih, dan mereka yang bisa tersenyum untuk menghiburmu disaat engkau menangis.

Untuk mendapatkan itu engkau butuh kepercayaan yang tinggi sehingga tidak ada keraguan bagimu untuk bercerita kepada mereka tentang permasalahamu. Bagiku terasa begitu susah untuk mempercayai orang-orang meskipun mereka telah membuktikan kesetiaan mereka kepadaku. Namun aku  butuh waktu untuk menghapus seluruh memori yang menyimpan cerita pilu dalam sejarah perjalanan hidupku. Dan tentunya aku butuh waktu untuk itu.

Coretan_Mulyadi Syaputra_
10.36 AM Selasa, 11 Des 2012
BEM STKIP BBG
direlung kesedihanku.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s