Mean Nothing

You mean nothing, jadi untuk apa berusaha untuk menjadi yang paling berarti

Image

mean nothing

Udara menyelinap dari jendela kaca ini, tapi dinginnya malam sudah tak terasa lagi saat ini. aku bahkan tidak merasakan air yang membasahi muka ini. aku serasa merasa mati tampa nyawa, hanya saja nafas saja yang masih perlahan terhirup dan menghembus seperti hembusan angin yang menyelimuti pori-pori ini.

Tetap saja kamu belum belajar dari kesalahanmu, tetap saja engkau jatuh kedalam lubang yang sama. Engkau lebih hina daripada keledai yang disebutkan sebagai binatang terbodoh didunia. Bagaimana mungkin hal yang sama yang selalu membuatmu jatuh tampa bisa memikirkan apa-apa lagi.

Betapapun engkau berusaha untuk bisa menjadi yang berarti bagi seseorang, tetapi tetap saja engkau akan menyesali semuannya.

Aku benci malam ini. aku benci hari ini, aku benci tanggal ini. aku benci semuannya. SEMUANNYA. Heummmmmmmmm kurasa tangisanpun tak cukup mewakili semua kesedihan ini, jadi untuk apa guna menangis, terikan juga takkan mampu menghapus rasa ini, jadi untuk apa aku berteriak, nyannyian takkan mampu menghibur gundah ini, jadi untuk apa aku melantunkannya. Sudahlah………

Bagaimanapun kita meratap, kita akan tetap seperti ini jika tidak melakukan sesuatu untuk menyelamatkan hati ini. kalo begitu kenapa tidak aku mulai saja untuk tersenyum meskipun sulit.

Malam ni yang dingin
tak lebih hangat dari keadaan ini
BEM, dengan EDI, DODI
Selasa, 00.20 AM
direlung jiwa ini

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s