Yang Terpenting Dala Perpisahan dan Pertemuan

perpisahan dan pertemuanSegala sesuatu yang diciptakan tuhan di muka bumi ini mempunyai lawannya tersendiri. Jika ada siang pasti ada malam, jika ada kesulitan pasti ada juga kemudahan, dan jika ada pertemuan akan datang juga yang namanya perpisahan. Semua itu diciptakan untuk menfungsi kan dunia untuk terus berubah dan berubah. Pertemuan dan perpisahan adalah dua kata yang berada disetiap ujung cerita. Jika yang satunya berada di ujung pertama maka yang satunya lagi akan berada di ujung akhir cerita tersebut. Kedua kata ini tidak monoton selalu diawali dengan pertemuan saja, terkadang cerita hidup bisa saja diawali dengan perpisahan yang sejenak.

Hidup bagaikan film series yang mempunyai episode-episode yang akan dilalui satu persatu. Dan kita sebagai manusia tidak akan pernah tau berapa episode skenario yang telah Allah siapkan untuk kita. Oleh karena itu setiap episode harus kita peran kan seperti layaknya itu adalah episode terakhir dari series drama kita. Lalu apa hubungannya dengan pertemuan dan perpisahan?

Jika setiap series dari drama kehidupan kita bermula dengan sebuah pertemuan maka kita harus siap dengan adanya perpisahan. Tak peduli di series mana perpisahan itu akan di peran kan, yang penting kita harus siap untuk menghadapinya. Seorang bayi misalnya. Disaat dia lahir ke bumi maka kita sudah harus mengerti bahwa suatu saat nanti si bayi akan meninggalkan kita atau kita yang akan meninggalkan si bayi yang baru lahir tersebut. Persiapan mental dan keyakinan sangatlah perlu disini. Namun yang terpenting adalah bukan mempersiapkan diri dan mental untuk kehilangan saja, namun bagaimana kita bisa mempergunakan waktu sebelum perpisahan itu tiba sebaik-baiknya.

Dan jika series drama kehidupan yang kita jalani bermula dari sebuah perpisahan, misalkan orang yang engkau sayangi pergi meninggalkan mu untuk sementara waktu. Dan kalian terpisahkan oleh jarak, maka tidak usah risau dan khawatir karena suatu saat akan ada pertemuan yang mempersatukan kalian kembali. Ini bukan hanya tentang bagaimana orang tersebut menunggu kapan saatnya mereka akan bertemu kembali setelah dipisahkan, akan tetapi mereka harus fokus untuk melakukan sesuatu yang bermanfaat sembari menunggu takdir untuk dipertemukan kembali. Atau jika saatnya pertemuan itu datang, mereka harus bisa mempergunakannya sebaik-baiknya sehingga jika series selanjutnya dari kehidupan mereka harus diawali dengan perpisahan lagi, mereka tidak akan terlalu tersiksa dengan perpisahan tersebut.

Jadi segala sesuatu yang dimulai dengan pertemuan akan ada juga perpisahan di akhir cerita mereka atau juga sebaliknya. Itu semua itu tidak terfokus kepada bagaimana dan kapan cerita itu berakhir, namun apa yang kamu lakukan setelah pertemuan sebelum sampai pada perpisahan dan juga apa yang akan kamu lakukan setelah lama melewati perpisahan dan pertemuan sudah dirasakan. Apakah itu berguna atau tidak untuk menghadapi series drama kehidupan selanjutnya itu yang lebih penting.

Dikontrakantercinta
Minggu 18 Agustus 2913
tak tau mau ngapain jadinya nulis deh hehhe
07.40 AM

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s