Disaat Kembali Dengan Wujud Lain

ImageSelamat pagi dunia. Selamat datang kembali matahari, dan sampai jumpa bintang-bintang. Aku duduk di teras rumah pagi ini berharap waktu berjalan cepat sehingga aku tak perlu merasakan hal ini terlalu lama. Ia. Aku merasakan sesuatu yang selama ini hilang kini kembali dengan wujud lain dari dirinya. Di satu sisi aku mendapatkanya kembali namun di sisi lain aku kembali kehilangan sesuatu. Bagaimana aku harus menyikapinya.

Banyak yang berkata bahwa perasaan bahwa yang telah datang kembali itu telah berubah hanyalah perasaanku saja, atau sebagian mereka bilang kalau hal itu terjadi hanya karena keadaannya yang telah berubah. Tidak. tidak ada hal yang berubah namun yang datang saat ini telah berbeda, tidak ada sedikitpun aku memikirkan keadaan bahwa dia telah berubah jika tidak terlebih dahulu sikap itu berbicara kepadaku. Sekarang haruskah aku kembali merasakan kehilangan disaat yang kurasakan hilang itu sudah muncul, atau haruskah aku membiarkannya tanpa sedikitpun memberi peluang kepada rasa ini untuk pulih kembali?

Dan kuharap ini saatnya aku menerapkan apa yang dulu pernah kurasakan untuk membiarkan segala hal yang dimana kita telah berusaha untuk memulihkan keadaan namun gagal untuk berlalu kemana arah angin membawanya atau membiarkannya mengalir seperti air. Apapun itu yang terjadi ujung dari cerita adalah akhir sebuah film. Apapun yang dikerjakan selama film itu berlangsung jika sudah waktu untuk berakhir tak peduli sad atau happy ending film tersebut untuk berhenti.

Pagi jam 04.02
Senin 16 September 2012
Teras Rumah.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s