Berharap itu mengikis luka dan mengukir nestapa!

ImageIya. benar kalo berharap itu mengikis luka dan mengukir nestapa. Namun berharap adalah cara untuk tetap berjuan dan bertahan dalam hal yang diharapkan. Harapan adalah kekuatan terbesar di dunia seperti yang pernah saya tuliskan dengan judul the power of will and hope. Namun aku lupa menyisipkan bahwa ada rasa sakit dalam pengharapan itu sendiri. Namun itu wajar, karena disetip hal yang mempunyai hal positive yang besar akan selalu ditemukan hal negativenya. Contoh saja disaat ikut sebuah perlombaan, anda akan mendapatkan banyak pujian jika memenangkan perlombaan itu namun dibalik semua pujian itu akan muncul cemoohan jika anda gagal dalam perlombaan itu. Namun berbeda jika anda tidak mengikuti apa-apa, anda tidak akan harus menanggung malu akan kekaklahan itu. Itulah yang dimaksud akan selalu ada hal yang negative disamping hal positive yang ada didalamnya.

Namun itu bukan alasan untuk berhenti berharap. Meskipun harapan membawa sejuta luka dihati tetap saja harapan tak boleh dimusnahkan. Karena jikalau sekali anda membunuh harapan itu maka selamanya akan ada penyesalan dalam diri anda kenapa anda berhenti berharap disaat itu. Yang terpenting bagi kita yang mempunyai harapan baik kecil ataupun besar terhadap sesuatu, hanya terus berharap dan abaikan rasa sakit yang timbul disaat anda sedang berharap dan berkeinginan terhadap sesuatu. Tak perduli seberapa menyakitnya cerita hidup anda disaat anda berharap tapi pikirkan saja kebahagiaan yang akan anda dapatkan ketika harapan anda menjadi kenyataan. Lihat saja sang juara yang dengan bangga memegang tropi kemenangannya dihadapan ribuan orang yang kagum terhadap usahanya. Walaupun orang yang melihat kagum terhadap kegigihan dia tidak sadar berapa besar kesedihan yang dipertanggungkan atau konsekwensi yang diemban oleh sang juara ditengah usaha dia.

Contoh lain disaat anda mengharapkan sesuatu yang menurut anda baik, maka akan ada halangan yang akan menyiksa batin anda dalam menggapai harapan tersebut, baik itu tentang cinta, persahabatan, cita-cita, ataupun hal lain yang dimana anda mengharapkan sesuatu didalamnya.

Sudah tak tau lagi bagaimana memperpanjang tulisan ini, karena nampaknya semakin panjang maka akan semakin buyar pesan yang ingin disampaikan. Intinya adalah. Jika anda berharap dengan sebuah cita-cita, sebuah cinta, persahabata, atau apapun itu maka siapkan diri anda untuk menghadapi kekecewaan nantinya. Namun kekecewaan itu bukanlah alasan untuk berhenti berharap. Karena harapan harus tetap ada.

Dikamartidur|bersamakesendirian.
9.22
16 desember 2013

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s