Kenapa Kita Harus Menebar Kebaikan!!

11-hal-yang-membahagiakan-karyawanBeberapa hari yang lalu salah seorang temanku ketika berada di Pesantren Ar-Raudhatul Hasanah telah kembali kehadirat Allah swt. Dia adalah Ismul Yaqin. Semenjak aku mengenalnya dia adalah orang yang ramah terhadap semua orang. Hampir semua teman-teman merasa kehilangan. Hem kan jadi teringat lagi… semoga saja Allah menerima seluruh amalannya dan menempatkan dia kedalam golongan hamba-hambanya yang akan menjadi penguni syurga-Nya. Amin

Rasanya tak perlu menuliskan seluruh kebaikannya yang ku ketahui karena hampir seluruh yang pernah mengenalnya mempunyai kesan yang baik tentangnya. Jadi kutuliskan ini hanya sekedar ingin melupkan kesedihanku. Setiap aku melihat akun Facebooknya taukah kalian apa yang terbesit didalam pikiranku saat itu. Saat itu aku berpikir disaat aku nanti datang menyusul temanku ini, akankah banyak mereka yang kehilangan seperti halnya mereka yang mengenalnya. Sahabat, keluarga bahkan para guru-gurunya pun ikut mendoakannya. Bukankah itu merupakan kebanggan yang sangat besar. Aku takut hal itu tidak terjadi kepadaku. Aku takut aku banyak meninggalkan kesan yang buruk bagi mereka yang pernah mengenalku. Hemm kurasa aku harus instropeksi diri.

Benar jikalau tujuan hidup ini adalah untuk beribadah karena kita akan kembali kepadanya suatu hari nanti. Namun disaat aku melihat diriku dan teman-teman yang merasa kehilangan, aku semakin sadar bahwa untuk menciptkan kesan dan memberikan tanda bahwa kita pernah hidup didunia ini kita perlu meninggalkan sesuatu untuk dikenang. Alm Ustad Jefri albukhari misalnya, selama beliau hidup beliau menebarkan beribu kesan yang baik terhadap masyarakat Indonesia, sehingga meskipun beliau telah tiada namun karya dan utasan nasehat beliau masih dikenang oleh masyarakat.

Kita tak perlu muluk-muluk dengan meninggalkan sebuah karya yang besar seperti para ilmuan atau siapa saya yang meninggalkan hasil karya, ide, ataupun perubahan yang telah dia perbuat, cukup dengan menebar kebahagiaan sebisa kita aku rasa itu sudah cukup untuk meninggalkan jejak dimuka bumi ini sebagai tanda bahwa kita pernah menjadi bagian dari dunia yang besar ini.

Mulai menebar kebahagiaan?  rasanya begitu mudah, tapi perlu konsistensi yang tinggi. Bukankah kata Rasulullah sebaik-baik amal adalah yang istiqomah (konsisten) dalam amalnya. Sekecil apapun kebaikan itu namun jika dikerjakan secara terus menerus maka amalan itu akan menjadi amalan besar. Bayangkan betapa bangganya kita jikalau kita mampu menebar kebaikan dan kebahagian kepada 10 orang saja setiap hari. Mereka akan tersenyum karena kita ada untuk mereka. Subhanallah. Terasa sangat berarti hidup ini jikalau kita bisa menjadi alasan kenapa orang-orang tersenyum dan berbahagia.

TulisanSambilDengarLaguEYE.Jaman Doeloe lagunya
12.03 AM | 17 Desember 2013
Selamat Jalan Kawan semoga Allah memasukkanmu kedalam golongan orang yang menjadi ahli syurga | amin |
setelah membaca tulisan ini. Mari Bacakan Alfatihah untuk Almarhum Ismul Yaqin. Meskipun anda tidak mengenalnya namun tidak ada salahnya mendoakannya. Alfatihah…!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s