Mental Block

Mental Block mengurangi Kemampuan anda

Mental Block mengurangi Kemampuan anda

Disaat engkau membenci sesuatu, sulit melakukan sesuatu, atau merasa terbeban untuk melakukan sesuatu maka engkau akan merasa berat untuk melaksanakannya. Sebuah tugas dari kantor, kuliah, guru atau dari siapapun itu jika kita menganggapnya adalah beban maka semudah apapun sebuah pekerjaan akan menjadi beban. Berat dan sulitnya suatu pekerjaan atau tugas itu sebenarnya bukan ditentukan dari seberapa banyak orang yang gagal melakukannya dan juga bukan ditentukan oleh seberapa besar hasilnya.

Sering seseorang menganggap sebuah pekerjaan itu sulit sebelum mencobanya dan hasilnya akan selalu tidak efektif bahkan terkadang akan sangat buruk. Hal ini timbul pada dasarnya disebabkan oleh ketakutan kita untuk menerima sebuah tandangan. Kita takut untuk gagal, dan juga kita takut menerima konsekwensi dari apa yang kita lakukan. Kita lebih cepat menilai sebuah pekerjaan dari ketakutan kita sehingga kita sulit untuk melakukan sesuatu itu, karena ada mental blok yang ada dalam pikiran kita sendiri. Mental block itu semacam tali yang mengikat tanganmu untuk melakukan sesuatu dengan bebas. Bukankah itu mengerikan?. Ya itu sangat mengerikan, sesuatu yang menghalangimu untuk melakukan sesuatu yang lebih besar itu sangat mengerikan.

Jadi bagaimana melepaskan ikatan yang mengikat diri kita dinamai mental block itu?. Seorang motivator ternama yang saya lupa namannya. Dia menyarankan kita untuk berbicara kepada diri sendiri diawal hari. Mulai hari dengan suggesti positif. Apa itu suggesti positif?. Sugesti Positif itu adalah kepercayaan diri yang ditanamkan pada diri sendiri sehingga akan berpengaruh kepada tindakan seseorang. Coba lihat dua contoh dibawah ini. Dan apa perbedaanya.

Seorang guru bangun pagi jam 6 pagi, dia merasa berat untuk bangun dia berpikir betapa terbebannya hidup dimana harus bangun di pagi hari seperti ini selalu, kemudian dia bergegas mandi sambil merasa terbeban betapa sulitnya hidup ini. Menggosok gigi sambil mengutuk hidup dan memikirkan betapa bandelnya anak-anak yang harus dia hadapi disekolah nantinya, banyaknya pekerjaan yang menumpuk yang belum diselesaikan. Disaat dia berangkat kesekolah, aura yang dia bawa adalah aura negatif yang akan menyebar ke orang-orang sekitarnya. Dikelas dia mengeluh karena anak-anak yang dia hadapi adalah anak-anak yang agresif. Anak-anak juga terpengaruh aura negatif sehingga merasa malas untuk memperhatikan pelajaran dengan serius.

Guru yang kedua bangun di pagi hari, kemudan shalat subuh sambil berdoa kepada Allah, setelah itu dia berbicara kepada dirinya dengan sugesti, “AKU BISA!, AKU BISA! AKU BISA! AKU BISA! AKU BISA!” berkali-kali. Dia bergegas mandi sambil memikirkan betapa menyenangkannya berbicara kepada anak-anak disekolah. Dia berpikir betapa hidup ini sangat menyenangkannya memiliki kesibukan yang bisa dilaksanakan. Dia berangkat kesekolah dengan semangat penuh sambil terus mensugesti dirinya bahwa yang dia lakukan adalah pekerjaan yang sangat menyenangkan. Aura yang dia bawa kesekolah adalah Aura positif yang tersebar ke murid-muridnya. Anak-anak dapat aura positif itu sehingga anak-anak akan antusias untuk belajar.

Sugesti positif itu sangat penting untuk menumbuhkan semangat dalam diri dan menghilangkan Mental Block pada diri seseorang. Bukankah perkataaan itu adalah doa kata Rasulullah? Selain itu mampu menghilangkan Mental Block juga merupakan doa yang akan dikabulkan oleh Allah.

Kampus STKIP BBG
Mendengarkan PADUS BBG | 17 September 2014

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s