Ini Adalah Akhir Zaman Kawan

ww3_flagsMuslim sekarang berada di akhir zaman. Kenapa saya begitu yakin bahwa saat ini adalah akhir zaman yang sering disebut oleh Rasulullah 1400 tahun yang lalu. Saya mengambil referensi sebuah hadist Shahih Rasulullah yang di riwayatkan oleh Abu Dawud no 3745 yang berbunyi.

Rasulullah saw bersabda “Hampir tiba masanya kalian diperebutkan seperti sekumpulan pemangsa yang memperebutkan makanan.” Maka seseorang bertanya: “Apakah karena sedikitnya jumlah kita?”. “Bahkan kalian banyak, namun kalian seperti buih mengapung. Dan Allah telah mencabut rasa gentar dari dada musuh kalian terhadap kalian. Dan Allah telah menanamkan dalam hati kalian penyakit Al-Wahan.” Seseorang bertanya: “Ya Rasulullah, apakah Al-Wahan itu?” Nabi salalallahu ‘alaihi wasallam bersabda : “Cinta dunia dan takut akan kematian.” (HR Abu Dawud 3745).

Hadist di atas bukanlah prediksi belaka. Semua yang di takutkan rasulullah ini sudah terjadi di abad ini. pertanyaanya adalah. Apakah kondisi itu adalah kondisi akhir zaman? Siapa sajakah yang dimaksud dengan sekumpulan mangsa? Ini yang akan saya coba tuliskan kali ini.

Apakah kondisi yang digambarkan oleh Rasulullah saw itu adalah kondisi akhir zaman?.

Memang dalam hadist tersebut tidak disebutkan bahwa itu adalah kondisi akhir zaman, namun dalam sebuah hadist juga pernah disebutkan bahwa pada akhir zaman umat muslimin sama seperti buih di lautan yang jumlahnya tak terhingga tapi akan hilang dengan hanya sekali kibasan. Itu berarti kondisi yang sama dalam kedua hadist tersebut memberikan kita kesimpulan bahwa kondisi yang digambarkan oleh Rasulullah saw itu dimana kaum muslimin laksana buih di lautan adalah kondisi kita di akhir zaman. Sekarang lihat saja berapa banyak umat muslim yang ada di dunia ini. 1,800 jiwa penduduk bumi adalah kaum musliman dari total keseluruahnya pada tahun 2013 mencapai 7,125 milyar jiwa. Itu berarti hampir seperempat penduduk bumi adalah kaum muslim dan selebihnya terbagi kedalam ratusan agama lain. Bukankah saat ini kaum muslimin banyak? Jawabanya SANGAT BANYAK. Namun apakah kaum muslimin kuat? Jawabannya TIDAK. Kita dengan mudah dapat di hancurkan sekarang ini. itu adalah bukti pertama bahwa Hadist yang menggambarkan tentang kondisi akhir zaman itu kini sudah jelas ada di hadapan kita.

Kalau begitu siapakah yang dimaksud Rasulullah saw dengan sebutan pemangsa makanan?

Saudaraku yang seiman. Fenomena ini sudah jelas di mata kita. Lihatlah saudara kita yang ada di Rohingnya yang menjadi penghapusan etnik. Mereka di bunuh dan di bantai tanpa ampun, anak-anak mereka di bunuh dengan keji, para wanita yang selama hidupnya menjaga kehormatan dan keanggunannya di balik hijab yang mereka kenakan namun mereka di perkosa oleh umat budha yang menganggap mereka adalah ancaman kemudian membunuhnya layaknya binatang. Coba para pembaca berikan satu alasan kepadaku kenapa mereka dianggap sebagai ancaman sedangkan mereka yang seharusnya berpikir kaum budha adalah ancaman karena telah membunuh mereka layaknya binatang. Dan anehnya seluruh pemimpin dunia diam dan melupakan mereka.

Di sisi lain. Kaum muslimin Palestina juga sedang diserang oleh tentara Israel Laknatullah yang membunuh dengan brutal nya. Anak-anak yang seharusnya saat ini sedang bermain bersama teman-temannya namun mereka harus merasakan ganasnya Rudal menghantam mereka. Wanita yang seharusnya dapat berbelanja dengan tenang namun harus berlarian dari peluru tanpa alasan. Tempat ibadah kaum Muslimin, Masjidil Aqsa kini tidak bisa dijadikan lagi sebagai tempat ibadah. Bukankah semua ini adalah pelanggaran HAM yang terbesar sepanjang abad. Namun kembali seluruh dunia hanya menyampaikan Belasungkawa tanpa memberikan bantuan senjata kepada mereka.

Begitu juga dengan kelompok SYIAH yang membom masjid-masjid di Syam dan mengibarkan bendera Ya Husain di menaranya. Membunuh dan menelanjangi wanita dan melemparkannya dijalan dan menembaki siapa saja yang mencoba membantunya. Dimana umat islam yang katanya merupakan umat terbesar di muka bumi ini.

Indonesia dan negara islam lainnya yang menganggap dirinya aman akan tetapi mereka lupa bahwa mereka diserang dari sisi lain. Mereka tidak diserang dengan misil dan peluru, bahkan mereka datang layaknya teman yang memberikan bantuan. Akan tetapi mereka diserang dari arah lain, musuh Allah menyerang mereka tepat kedalam pemikirannya. Inilah yang lebih ganas dari pada misil. Karena akidah yang diserang dan kemudian mereka akan lebih hina dari pada muslim yang dibunuh di Suriah, di Syam, di Palestina, di Burma bahkan mereka yang telah diserang ideologinya akan lebih hina dari pada binatang itu sendiri. Umat muslim yang dibunuh, mereka syahid dalam membela diri mereka dan mempertahankan ideologi mereka. Namun muslimin yang hidup tanpa kepercayaan akan mati dengan sendirinya tapi tidak mendapatkan pahala sedikitpun.

Bukankah dari semua gambaran diatas semua muslimin laksana berada ditengah meja makan yang siap disantap dan kemudian, Yahudi, Budha, Syiah, Rezim, dan banyak yang lain lagi yang menjadi penikmat sajian “Muslimin” itu.

Ini adalah bukti bahwa saat ini adalah akhir dari zaman yang sebutkan oleh Rasulullah yang tidak pernah berbohong selama hidupnya itu. Dan jika ini adalah akhir zaman. Kemudian apakah yang sudah kita siapkan untuk kehidupan akhirat kita?

Kontrakan, 19 Februari 2015

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s